Sadar gak???
Klo kamu penting dalam hidup aku,
Senyum kamu..
Mata kamu..
Omelan kamu..
Ocehan kamu..
Air mata kamu..
Sadar gak?
Klo aku pengin ada di samping kamu,
Liat senyum kamu..
Mengusap air mata kamu..
memilikimu..
memelukmu..
Andai kau sadari..
Esok kita tak bertemu lagi..
Akankah kau simpan sampai mati..
Cinta yang kau miliki untukku..
Sadar gak??
Andai esok ku tak ada..
Hanya satu yang kuminta..
Cintailah aku hari ini saja..
Kamis, September 27, 2012
Tau gak??
Tau gak???
Klo aku lebih sukak kamu kasih bunga palsu
Kenapa???
Karena bunga palsu gak pernah layu
Sama kayak cintamu ke aku..
Tetep...
Sampai kapanpun ku harap begitu...:D
Klo aku lebih sukak kamu kasih bunga palsu
Kenapa???
Karena bunga palsu gak pernah layu
Sama kayak cintamu ke aku..
Tetep...
Sampai kapanpun ku harap begitu...:D
Senin, September 24, 2012
Dear "R" Sesion 1
Assallamuallaikum Dear,...
Sebenernya kisah ini aku alami sendiri, sudah lama pake banget karena 11 tahun yang lalu saat aku duduk dibangku SMU. Kisah cinta ke-dua ku setelah lepas dari Dony, hehehe..
Kisah yang seharusnya aku pendam sendiri dan gak perlu orang lain tau, tapi berhubung beberapa sahabat menyuruhku menulis kisahku, akhirnya dengan berat hati kutulis..#sambilmewek..:(
Cinta itu kayak capuccino. Nikmatnya klo diminum saat panas tapi resikonya cepet habis. Jadi minumnya harus pelan-pelan tapi resikonya cepet dingin.
Gak tau neh cerita bagus apa gak, namanya juga lagi latihan nulis Blog,..:D
Aku menatap Ronny, ya namanya Ronny kakak kelas 2 tahun diatasku. Saat itu aku duduk di bangku kelas 1 dan dia di bangku kelas 3. Semenjak aku putus dari Dony, aku emang sedikit berubah jadi pendiem pake banget. Aku suka duduk sendirian di perpustakaan sekolah, entah menghabiskan jam istirahat ataupun ada jam kosong. Kadang juga suka duduk menyendiri di taman sekolah, atau halte angkot yang biasa membawaku pulang.
Siang itu kebetulan jam kosong, dan Bu Rusna guru Fisika ku gak masuk karena sakit. Akhirnya kuputuskan ke perpustakaan buat baca-baca. Memang biasanya sekolah kami mengharuskan siswanya ke perpustakaan klo ada jam kosong daripada ribut mengganggu kelas lain.
" Boleh duduk disini??" tanya dia sambil tersenyum manis.
" Huummm...boleh, jawabku lembut sambil menatapnya," .
" Lagi baca buku apa?? kelihatannya asik banget. Tanyanya, sambil duduk didekatku".
Memang perpustakan sekolahku tidak besar, tapi cukuplah klo menampung 2 kelas saat ada jam kosong,atau sekedar lari dari mata pelajaran yang tidak di sukai murid...hehehe
" Kumpulan cerpen mas,". Jawabku sambil tersenyum.
" Lagi jam kosong ya??". Tanyanya sambil membolak-balik buku yang dibawanya.
" Ya mas, Bu Rusna lagi sakit. Jawabku tanpa melihatnya ".
" Emang sakit pa ??, tanyanya lagi sambil menatapku ".
" Gak tau mas, jawabku sambil tersenyum ".
" Oohh, aku masuk dulu ya?? dia berpamitan sambil berdiri dari tempat duduknya ".
" Ya mas, jawabku sambil manatapnya polos ".
Memang aku tau mas Ronny itu gak banyak ngomong, bisa di bilang pendiemlah, pemalu, dan gak neko-neko kayak kebanyakan temen-temennya. Dia itu manies, tinggi, kuning langsat, pokoknya tipe cowok gue banget, hahahha..#ketawasetan bahkan denger-denger neh ada sekitar 5 siswa di kelasku yang terang-terangan naksir ma mas Ronny, itu juga baru di kelasku belom kelas tetangga sementara kelas satu ja ada 6 kelas, kelas 2 juga ada 6 kelas, atau sekelasnya mas Ronny sendiri...huuaaa...bisa dibayangkankan???!!! #ngelebaydikit...:D
Siang itu aku pulang sendiri, karena hari itu panas banget, gerah pula membuatku malas untuk melangkah, apalagi letak halte angkot yang biasa membawaku sekitar 700m. Jauhnyaa..ampuunn dehh..#lebay
" Ne, pakai jaketku??" tiba-tiba dia muncul, sambil menyodorkan jaket hitamnya ".
" Huumm..gak usah mas, makasih ". Jawabku sambil tersenyum.
" Gak papah, kan panas banget daripada item lho??!! " Ejeknya sambil melotot.
" Ya, beneran gak usah mas, dengan malu-malu ku tolak jaketnya ".
" Ya udah klo gak mau, kamu pulang naek pa?? dimana rumahmu?? Tanyanya sambil terus mengunyah permen. ".
" Naek CKL mas, di Batu, emang kenapa kok nanyak-nanyak??, aku jawab sewot dengan menatap selidik ".
" Cuma nanyak ja, gak boleh ya?? tanyanya sambil mengenakan jaketnya, ".
" Ooohh,...Jawabku singkat, ".
Tanpa aku sadari ternyata sampailah kami di halte biasa aku nunggu angkot, karena siang itu rame temen-temen pada nunggu angkot jadi gak dapat tempat duduk di halte deehh...terpaksalah kami berdiri.
" Emang mas mau naek pa??" kok daritadi gak naek-naek, tanyaku sambil menatapnya ".
" Naek ABG, kenapa?? Jawabnya enteng ".
" ABG kan banyak yang lewat, kosong semua itu, kenapa gak naek?? tanyaku lagi ".
" Huuumm....suka ja berdiri disini, Jawabnya simple".
CKL emang angkutan paling susah di daerahku, udah gitu lama banget, banyak peminatnya pula, gak nanggung-nanggung klo nungguin angkot yang satu ini bisa 2jam di buat gempor..hoooaaaa....males bangetkan??!!, coba ada angkutan laen udah aku tinggalin itu CKL...:D
Tapi hidup mesti penuh perjuangan yaakk, sampai nunggu angkot ja mesti sabar dan berjuang...:D
Sejam kami berdiri dan satu demi satu temen-temen pada pulang dengan angkot mereka masing-masing, alhamdulillah meskipun blom dapat CKL tapi setidaknya dapat tempat duduk di halte.
" Itu CKL kosong, gak pulang kamu?? Tanyanya, sambil menghentikan CKL yang melaju ke arah kami ".
" Pulanglah, Jawabku sambil nyengir ".
" Ati-ati yaa di jalan,..kemudian dia berbalik arah sambil menyetop ABG ".
***
Hari ini hari senin, kami kelas 1 dan kelas 2 wajib mengikuti upacara bendera, apalagi kami masih kelas 1 jadi masih polos buat melanggar peraturan...heheh..
Kelas 3 memang tidak ada yang upacara karena meraka harus fokus buat menghadapi UN.
Pagi itu setelah selesai upacara kami semua berhamburan ke kelas masing-masing,meskipun ada aja yang masih nongkrong ke kantin. Dengan langkah gontai aku dan Lee menuju ke kelas, tiba-tiba...
" Del, lihat sapa itu?? kata Lee sahabatku ".
" Sapa?? tanyaku dengan polosnya".
" Haaahhaa..sambil tertawa dan menunjuk, itulah kebiasaan Lee selalu tertawa melihat ekspresi polosku ".
" Ooohhhh dia to?? jawabku sambil menunduk ".
Karena saat itu keadaan rame dan berdesakan, maklumlah kan bubaran upacara kayak bubaran karnavalan gitu, mana ada yang rajin, rapi apalagi pakai baris...haaasayyaaa...
Tepat di ruang TU, mas Ronny datang dan dia berdiri disampingku, tiba-tiba pyaaaaarrr....bunyi vas bunga pecah.
"Maa..maaaf ya mas, gak sengaja." suaraku terbata-bata.
"ya, gak papah." jawabnya sambil mengambil pecahan vas bunga.
Aku langsung membantunya membersihkan pecahan vas bunga itu, memang aku tak sengaja menabrak punggungnya, dan dia terjatuh menabrak vas bunga diruang TU.
Semua yang berada disekitar situ langsung menatapku tajam, seolah-oleh ingin menyalahkanku akan insiden ini, walaupun ada sebagian yang meledekku..cciiiieeeee....Adel....eehheeemmm...uuhuukkk...saat itu juga memerahlah pipiku kayak tomat pecah...:D.
Tapi sebenernya gak gitu, jadi ini emang kerjaan Lee yang sengaja menyenggolku agar aku bertabrakan dengan mas Ronny, klisee banget kan....haassyaaahh...tapi gak tau kenapa, waktu itu aku emang belom siap sehingga senggolan Yuli yang cuma becandaan membuatku ambruk seketika dan menindihnya, sementara mas Ronny yang lagi asyik mencatat di ruang TU otomatis kagetlah, dan...dan....tanpa kesengajaan dia juga nabrak tu vas bunga TU, pecahh dehhh....#nasib
Kami cuma saling berpandangan dengan ekspresi malu, pipi kayak semur tomat memerah, campur bersalah. Untungnya Lee gentlemen,ouupss...koq gentlemen seh, abis sahabatku yang satu ini dandanannya kayak cowok, tomboy abiss men... makanya kenapa kami memanggil dengan sebutan Lee, padahal kan namanya Yuli..hahahaa...
Dia mengakui klo gak sengaja, akhirnya kami ber-3 di bebaskan dari penggantian vas bunga..aseeekkk...#hug...:D
Semenjak peristiwa yang memalukan itu aku emang gak sanggup buat ketemu mas Ronny lagi.
Setiap kali mau lewat depan kelasnya aku lebih memilih memutar, meskipun lebih jauh kalaupun terpaksa aku harus buang muka, atau pura-pura tak melihat...huuuffhhh...
Padahal dalam hati pengin banget nyapa dia atau sekedar liat senyumnya...#haaiisss..
Hampir sebulan aku melakukan hal konyol seperti ini...haadeeww...
Tapi aku tau klo dia sering memperhatikan tingkah konyolku neh, kadang juga tiba-tiba dia muncul di depan pintu..hehehehe...Jadi keinget lagunya Vierra yang Deg-degan..
***
Kurasa aku harus bicara padanya. Adel harus tau bagaimana perasaanku padanya. Sekedar mengungkapkan isi hati ini, sebelum semuanya terlambat. Mas Ronny berbicara pada Lee sahabatku, dan Lee seperti biasa selalu saja mendukung apapun itu.
Seperti biasanya mas Ronny menungguku di gerbang sekolah untuk mengajakku pulang bersama.
" Del ?? Suara yang ku kenal ".
" Ada apa mas?? sambil menoleh dan menatap tajam wajahnya ".
" Huumm..ikut aku sebentar. Sambil menarikku ke arah taman sekolah ".
" Kemana?? tanyaku sambil terus mengikutinya ".
Tiba-tiba dia mengeluarkan sebatang coklat dan bunga mawar, rupanya bunga itu telah tersimpan dari tadi pagi sehingga tampak sedikit layu..aarrrgghhh tak mengapa pikirku...:D
" Apa neh?? tanyaku sambil bengong ".
" Huumm....mau gak jadi pendamping hatiku, kapanpun, dimanapun, yang selalu ada buat aku, berbagi rasa bersama???..tanyanya tanpa malu-malu".
Speechless, bener-bener dibuatnya, tanpa bisa menjawab dan duduk lemas di taman..
" Gak papah klo gak mau jawab sekarang, aku gak butuh jawaban kamu sekarang. Yang aku butuh kamu selalu ada buat aku. " katanya, sambil mengacak rambutku.
***
Oh my god mimpi apa semalam, aku terus nyrocos buat cerita sama Lee sahabatku,dan Lee yang sudah tau bahkan mungkin dia yang nyusun rencana ini cuma cengar-cengir.
" Gimana Lee??? diterima apa gak ?? tanyaku sambil cengar-cengir
" Terima ja Del, kan itung-itung buat temen sharing, daripada kamu tyuz keinget Dony ujung-ujungnya nangis bombay ke aku. Jawab Lee dengan entengnya".
" Aaahhh Lee, jadi neh gak ikhlass. Godaku sambil mencubit tangannya ".
" Ikhlas kok Del, apa seh yang gak buat kamu??" haahhhaaa..ketawa Lee mengejek.
Tanpa terasa sudah 5 bulan aku jadian sama mas Ronny, dan seluruh sekolah juga tau dan mungkin buat temen-temen yang gak suka sama aku selalu menatap syirik dan benci.
Ohh yaaa, satu lagi meskipun kami telah 5 bulan jadian tapi sebenarnya kami beda agama lho, mas Ronny itu Nasrani dan anehnya dia putranya Pastur..hehehe..:D, mungkin neh yang bikin berat juga bisa kebayangkan klo ibadahnya taat banget. It's okaayy, beda agama gak menyurutkan langkah kami kok, kami juga berusaha buat saling menghargai batasan-batasan dari agama kita masing-masing. So...klo cinta semua perbedaan bukan jadi penghalangkan??!! oouupss..:D
Seperti biasa tiap Jum'atkan mas Ronny wajib ikut ibadah persekutuan gitu, berhubung dia kan non muslim sementara anak muslim terutama laki-laki wajib mengikuti sholat jum'at karena sekolah kami sekolah umum.
Awalnya bingung mau ngapain klo dia lagi ibadah, akhirnya kuputuskan ikut ekskul yang diadakan hari Jum'at....taarraaaaaa.......sastra jepang..woooowwww....les bahasa jepang...eeng..ing..eengg...Cuma ini ekskul yang diadakan hari jum'at, mau gak mau mesti mau demi si mamas...ciieeee...so sweet...#plaak..
Meskipun awalnya belajarnya ogah-ogahan dan cuma maen-maen gara-gara ngisi waktu sambil nungguin si Mamas pulang, akhirnya jatuh hati juga ma sastra Jepang. Apalagi Bu Orish guru bahasa Jepang baek banget, dan sabar buat ngajari para pemula kayak aku.
" Kamu pulang ja dulu? aku pulangnya agak lama, soalnya banyak materi agama yang mesti diselesaikan. Kata si Mamas".
" Lho kan aku sekarang ikut ekskul Jepang, jadi ntar pulangnya tetep bisa bareng mas, jawabku dengan polos ".
" Sejak kapan kamu ikut ekskul Jepang dek?"tanyanya, gak percaya.
" Sejak hari ini dunk," jawabku sambil nyengir dan ninggalin dia.
Namanya juga jodoh kata orang klo jodoh itu gak lari kemana, heheheh...#tersenyumsetan....
Kelas kami pun berhadapan, aku yang ikut ekskul sastra Jepang menempati kelas 2.6 yang berhadapan dengan ruang kelas 3SOS1. Tuhan emang baek banget, jadi klo aku yang pulang dulu atau dia yang pulang dulu cuma tinggal ngintip lewat jendela dehh...hahahaha...
Okay dear, baca kisah selanjutnya ya...disini
Melly Goeslaw - Tanyakan Pada Rumput Yang Bergoyang
tanyakanlah pada rumput yang bergoyang
sesudi apakah aku padamu
aku tak akan berhenti mencintaimu
sampai aku tak bernyawa lagi
* sebagai manusia yang tahu kaidah
akan ku tanamkan cinta yang sopan
sehidup semati kamu yang hidup
aku yang mati pun tak mengapa
reff:
akan ku latih hatiku ini, siap menerima apa saja
Tuhan ajari aku bersabar, membimbing rasa di hatiku
bila mataku tak bisa lagi menatap wajah cintaku ini
Tuhan tolong beri aku waktu untuk merasakan cintanya
sampai ku buta, bisu, tuli, lumpuh, dan tak bernyawa lagi
***
Kisah yang seharusnya aku pendam sendiri dan gak perlu orang lain tau, tapi berhubung beberapa sahabat menyuruhku menulis kisahku, akhirnya dengan berat hati kutulis..#sambilmewek..:(
Cinta itu kayak capuccino. Nikmatnya klo diminum saat panas tapi resikonya cepet habis. Jadi minumnya harus pelan-pelan tapi resikonya cepet dingin.
Gak tau neh cerita bagus apa gak, namanya juga lagi latihan nulis Blog,..:D
Aku menatap Ronny, ya namanya Ronny kakak kelas 2 tahun diatasku. Saat itu aku duduk di bangku kelas 1 dan dia di bangku kelas 3. Semenjak aku putus dari Dony, aku emang sedikit berubah jadi pendiem pake banget. Aku suka duduk sendirian di perpustakaan sekolah, entah menghabiskan jam istirahat ataupun ada jam kosong. Kadang juga suka duduk menyendiri di taman sekolah, atau halte angkot yang biasa membawaku pulang.
Siang itu kebetulan jam kosong, dan Bu Rusna guru Fisika ku gak masuk karena sakit. Akhirnya kuputuskan ke perpustakaan buat baca-baca. Memang biasanya sekolah kami mengharuskan siswanya ke perpustakaan klo ada jam kosong daripada ribut mengganggu kelas lain.
" Boleh duduk disini??" tanya dia sambil tersenyum manis.
" Huummm...boleh, jawabku lembut sambil menatapnya," .
" Lagi baca buku apa?? kelihatannya asik banget. Tanyanya, sambil duduk didekatku".
Memang perpustakan sekolahku tidak besar, tapi cukuplah klo menampung 2 kelas saat ada jam kosong,atau sekedar lari dari mata pelajaran yang tidak di sukai murid...hehehe
" Kumpulan cerpen mas,". Jawabku sambil tersenyum.
" Lagi jam kosong ya??". Tanyanya sambil membolak-balik buku yang dibawanya.
" Ya mas, Bu Rusna lagi sakit. Jawabku tanpa melihatnya ".
" Emang sakit pa ??, tanyanya lagi sambil menatapku ".
" Gak tau mas, jawabku sambil tersenyum ".
" Oohh, aku masuk dulu ya?? dia berpamitan sambil berdiri dari tempat duduknya ".
" Ya mas, jawabku sambil manatapnya polos ".
Memang aku tau mas Ronny itu gak banyak ngomong, bisa di bilang pendiemlah, pemalu, dan gak neko-neko kayak kebanyakan temen-temennya. Dia itu manies, tinggi, kuning langsat, pokoknya tipe cowok gue banget, hahahha..#
Siang itu aku pulang sendiri, karena hari itu panas banget, gerah pula membuatku malas untuk melangkah, apalagi letak halte angkot yang biasa membawaku sekitar 700m. Jauhnyaa..ampuunn dehh..#lebay
" Ne, pakai jaketku??" tiba-tiba dia muncul, sambil menyodorkan jaket hitamnya ".
" Huumm..gak usah mas, makasih ". Jawabku sambil tersenyum.
" Gak papah, kan panas banget daripada item lho??!! " Ejeknya sambil melotot.
" Ya, beneran gak usah mas, dengan malu-malu ku tolak jaketnya ".
" Ya udah klo gak mau, kamu pulang naek pa?? dimana rumahmu?? Tanyanya sambil terus mengunyah permen. ".
" Naek CKL mas, di Batu, emang kenapa kok nanyak-nanyak??, aku jawab sewot dengan menatap selidik ".
" Cuma nanyak ja, gak boleh ya?? tanyanya sambil mengenakan jaketnya, ".
" Ooohh,...Jawabku singkat, ".
Tanpa aku sadari ternyata sampailah kami di halte biasa aku nunggu angkot, karena siang itu rame temen-temen pada nunggu angkot jadi gak dapat tempat duduk di halte deehh...terpaksalah kami berdiri.
" Emang mas mau naek pa??" kok daritadi gak naek-naek, tanyaku sambil menatapnya ".
" Naek ABG, kenapa?? Jawabnya enteng ".
" ABG kan banyak yang lewat, kosong semua itu, kenapa gak naek?? tanyaku lagi ".
" Huuumm....suka ja berdiri disini, Jawabnya simple".
CKL emang angkutan paling susah di daerahku, udah gitu lama banget, banyak peminatnya pula, gak nanggung-nanggung klo nungguin angkot yang satu ini bisa 2jam di buat gempor..hoooaaaa....males bangetkan??!!, coba ada angkutan laen udah aku tinggalin itu CKL...:D
Tapi hidup mesti penuh perjuangan yaakk, sampai nunggu angkot ja mesti sabar dan berjuang...:D
Sejam kami berdiri dan satu demi satu temen-temen pada pulang dengan angkot mereka masing-masing, alhamdulillah meskipun blom dapat CKL tapi setidaknya dapat tempat duduk di halte.
" Itu CKL kosong, gak pulang kamu?? Tanyanya, sambil menghentikan CKL yang melaju ke arah kami ".
" Pulanglah, Jawabku sambil nyengir ".
" Ati-ati yaa di jalan,..kemudian dia berbalik arah sambil menyetop ABG ".
***
Hari ini hari senin, kami kelas 1 dan kelas 2 wajib mengikuti upacara bendera, apalagi kami masih kelas 1 jadi masih polos buat melanggar peraturan...heheh..
Kelas 3 memang tidak ada yang upacara karena meraka harus fokus buat menghadapi UN.
Pagi itu setelah selesai upacara kami semua berhamburan ke kelas masing-masing,meskipun ada aja yang masih nongkrong ke kantin. Dengan langkah gontai aku dan Lee menuju ke kelas, tiba-tiba...
" Del, lihat sapa itu?? kata Lee sahabatku ".
" Sapa?? tanyaku dengan polosnya".
" Haaahhaa..sambil tertawa dan menunjuk, itulah kebiasaan Lee selalu tertawa melihat ekspresi polosku ".
" Ooohhhh dia to?? jawabku sambil menunduk ".
Karena saat itu keadaan rame dan berdesakan, maklumlah kan bubaran upacara kayak bubaran karnavalan gitu, mana ada yang rajin, rapi apalagi pakai baris...haaasayyaaa...
Tepat di ruang TU, mas Ronny datang dan dia berdiri disampingku, tiba-tiba pyaaaaarrr....bunyi vas bunga pecah.
"Maa..maaaf ya mas, gak sengaja." suaraku terbata-bata.
"ya, gak papah." jawabnya sambil mengambil pecahan vas bunga.
Aku langsung membantunya membersihkan pecahan vas bunga itu, memang aku tak sengaja menabrak punggungnya, dan dia terjatuh menabrak vas bunga diruang TU.
Semua yang berada disekitar situ langsung menatapku tajam, seolah-oleh ingin menyalahkanku akan insiden ini, walaupun ada sebagian yang meledekku..cciiiieeeee....Adel....eehheeemmm...uuhuukkk...saat itu juga memerahlah pipiku kayak tomat pecah...:D.
Tapi sebenernya gak gitu, jadi ini emang kerjaan Lee yang sengaja menyenggolku agar aku bertabrakan dengan mas Ronny, klisee banget kan....haassyaaahh...tapi gak tau kenapa, waktu itu aku emang belom siap sehingga senggolan Yuli yang cuma becandaan membuatku ambruk seketika dan menindihnya, sementara mas Ronny yang lagi asyik mencatat di ruang TU otomatis kagetlah, dan...dan....tanpa kesengajaan dia juga nabrak tu vas bunga TU, pecahh dehhh....#nasib
Kami cuma saling berpandangan dengan ekspresi malu, pipi kayak semur tomat memerah, campur bersalah. Untungnya Lee gentlemen,
Dia mengakui klo gak sengaja, akhirnya kami ber-3 di bebaskan dari penggantian vas bunga..aseeekkk...#hug...:D
Semenjak peristiwa yang memalukan itu aku emang gak sanggup buat ketemu mas Ronny lagi.
Setiap kali mau lewat depan kelasnya aku lebih memilih memutar, meskipun lebih jauh kalaupun terpaksa aku harus buang muka, atau pura-pura tak melihat...huuuffhhh...
Padahal dalam hati pengin banget nyapa dia atau sekedar liat senyumnya...#haaiisss..
Hampir sebulan aku melakukan hal konyol seperti ini...haadeeww...
Tapi aku tau klo dia sering memperhatikan tingkah konyolku neh, kadang juga tiba-tiba dia muncul di depan pintu..hehehehe...Jadi keinget lagunya Vierra yang Deg-degan..
Vierra - Deg-degan
Kau lewat di depan kelasku
Mata ini tertuju kepada dirimu
Dan ternyata matamu tertuju padaku
Aku malu, bingung, salting, oh tuhan
Jantungku berdetak, berdetak dengan kencang
Senyumanmu buat aku deg-degan
Tatapanmu buat ku jadi deg-degan
Wooo wooo aku bingung
Dan ternyata matamu tertuju padaku
Aku malu, bingung, salting, oh Tuhan
lyricsalls.blogspot.com
Jantungku berdetak, berdetak dengan kencang
Senyumanmu buat aku deg-degan
Tatapanmu buat ku jadi deg-degan
Wooo wooo bingung salting
Senyumanmu buat aku deg-degan
Tatapanmu bikin aku deg-degan
Senyumanmu buat aku deg-degan
Tatapanmu buat ku jadi deg-degan
Wooo wooo wooo wooo bingung salting
Kurasa aku harus bicara padanya. Adel harus tau bagaimana perasaanku padanya. Sekedar mengungkapkan isi hati ini, sebelum semuanya terlambat. Mas Ronny berbicara pada Lee sahabatku, dan Lee seperti biasa selalu saja mendukung apapun itu.
Seperti biasanya mas Ronny menungguku di gerbang sekolah untuk mengajakku pulang bersama.
" Del ?? Suara yang ku kenal ".
" Ada apa mas?? sambil menoleh dan menatap tajam wajahnya ".
" Huumm..ikut aku sebentar. Sambil menarikku ke arah taman sekolah ".
" Kemana?? tanyaku sambil terus mengikutinya ".
Tiba-tiba dia mengeluarkan sebatang coklat dan bunga mawar, rupanya bunga itu telah tersimpan dari tadi pagi sehingga tampak sedikit layu..aarrrgghhh tak mengapa pikirku...:D
" Apa neh?? tanyaku sambil bengong ".
" Huumm....mau gak jadi pendamping hatiku, kapanpun, dimanapun, yang selalu ada buat aku, berbagi rasa bersama???..tanyanya tanpa malu-malu".
Speechless, bener-bener dibuatnya, tanpa bisa menjawab dan duduk lemas di taman..
" Gak papah klo gak mau jawab sekarang, aku gak butuh jawaban kamu sekarang. Yang aku butuh kamu selalu ada buat aku. " katanya, sambil mengacak rambutku.
***
Oh my god mimpi apa semalam, aku terus nyrocos buat cerita sama Lee sahabatku,dan Lee yang sudah tau bahkan mungkin dia yang nyusun rencana ini cuma cengar-cengir.
" Gimana Lee??? diterima apa gak ?? tanyaku sambil cengar-cengir
" Terima ja Del, kan itung-itung buat temen sharing, daripada kamu tyuz keinget Dony ujung-ujungnya nangis bombay ke aku. Jawab Lee dengan entengnya".
" Aaahhh Lee, jadi neh gak ikhlass. Godaku sambil mencubit tangannya ".
" Ikhlas kok Del, apa seh yang gak buat kamu??" haahhhaaa..ketawa Lee mengejek.
Tanpa terasa sudah 5 bulan aku jadian sama mas Ronny, dan seluruh sekolah juga tau dan mungkin buat temen-temen yang gak suka sama aku selalu menatap syirik dan benci.
Ohh yaaa, satu lagi meskipun kami telah 5 bulan jadian tapi sebenarnya kami beda agama lho, mas Ronny itu Nasrani dan anehnya dia putranya Pastur..hehehe..:D, mungkin neh yang bikin berat juga bisa kebayangkan klo ibadahnya taat banget. It's okaayy, beda agama gak menyurutkan langkah kami kok, kami juga berusaha buat saling menghargai batasan-batasan dari agama kita masing-masing. So...klo cinta semua perbedaan bukan jadi penghalangkan??!! oouupss..:D
Seperti biasa tiap Jum'atkan mas Ronny wajib ikut ibadah persekutuan gitu, berhubung dia kan non muslim sementara anak muslim terutama laki-laki wajib mengikuti sholat jum'at karena sekolah kami sekolah umum.
Awalnya bingung mau ngapain klo dia lagi ibadah, akhirnya kuputuskan ikut ekskul yang diadakan hari Jum'at....taarraaaaaa.......sastra jepang..woooowwww....les bahasa jepang...eeng..ing..eengg...Cuma ini ekskul yang diadakan hari jum'at, mau gak mau mesti mau demi si mamas...ciieeee...so sweet...#plaak..
Meskipun awalnya belajarnya ogah-ogahan dan cuma maen-maen gara-gara ngisi waktu sambil nungguin si Mamas pulang, akhirnya jatuh hati juga ma sastra Jepang. Apalagi Bu Orish guru bahasa Jepang baek banget, dan sabar buat ngajari para pemula kayak aku.
" Kamu pulang ja dulu? aku pulangnya agak lama, soalnya banyak materi agama yang mesti diselesaikan. Kata si Mamas".
" Lho kan aku sekarang ikut ekskul Jepang, jadi ntar pulangnya tetep bisa bareng mas, jawabku dengan polos ".
" Sejak kapan kamu ikut ekskul Jepang dek?"tanyanya, gak percaya.
" Sejak hari ini dunk," jawabku sambil nyengir dan ninggalin dia.
Namanya juga jodoh kata orang klo jodoh itu gak lari kemana, heheheh...#tersenyumsetan....
Kelas kami pun berhadapan, aku yang ikut ekskul sastra Jepang menempati kelas 2.6 yang berhadapan dengan ruang kelas 3SOS1. Tuhan emang baek banget, jadi klo aku yang pulang dulu atau dia yang pulang dulu cuma tinggal ngintip lewat jendela dehh...hahahaha...
Okay dear, baca kisah selanjutnya ya...disini
Bosan
Cinta itu kayak coklat, walaupun kadang terasa pait tapi tetap ja manis dan banyak yang sukak.
Sama kayak cintaku ke kamu, walaupun sering ada rintangan tapi hati ini tetap milikmu...#eeaaakkk....
Awalnya seh BBM-an lancar ja, gak tau kenapa lama-lama jadi berasa biasa yaakk... Apa efek kebosanan, pa emang kamu sibuk?? Apa emang ada incaran laen???? whoooo.....#damn
Resiko dari LDR ya kaya gini, ouupss...mesti sabar jahh... Toh juga komitmen dari awal mesti selow..gak boleh cepet-cepet biar hasilnya juga gak cepet..heheheh...
Ne juga sebagian obrolan kita dari hari ke hari, yang lama-lama berasa garing dan di cuekin...
Hari minggu juga masih di tinggal molor, apa semua cowok juga kayak gitu yaakk???!!!
Emangnya aku gak khawatir gitu, ngilang tiba-tiba, klo emang beneran masih molor tinggal bilang apa susahnya seh, toh aku juga gak bakalan gangguin...
Padahal klo tau kamu baek-baek ja, kut tenang kan. Tapi satu yang bikin aku makin kesel ma kamu, emang gak bisa apa balas sms pa bbm tu cepet, kenapa mesti lama?? kenapa??kenapa??? sibuk tidur pa smsin cewek laen?? #
Seharian gak ada kabar, ngilang di telan bumi. Kemana?? kemana?? kemana???
Tyuz 4 hari ngilang lagi, klo di tanya katanya sibuk, bnyak kerjaan, kenapa seh cowok sukak banget bikin cewek khawatir,..tiba-tiba ngilang, tiba-tiba datang kayak jelangkung taukk..gak lucu...:(
Terus lama-lama cuma ngasih ekspresi datar,...hooaaaammmm....capek tauk..:(
Terserah loh dehhh, gue kagak mau repot-repot merhatiin, blom tentu juga kamu merhatiin aku.
Udah sana jauh-jauh pergi, gak usah balik-balik lagi.
Tau gak klo jatuh cinta itu bikin cepet laper, bikin gak bisa bobok, bikin capek hati dan pikiran, makanya aku males klo jatuh cinta apalagi sama kamu..#nyeseekk...
Aku memang tidak pernah berharap kamu jadi milikku, tapi aku berharap kamu membalas sedikit perasaanku. Terkadang status memang bukan jaminan kebahagiaan seseorang, tanpa statuspun aku tetap menyayangi kamu lebih dari apapun. Bahagia itu memang sederhana, tapi aku sadar klo aku adalah wanita. Aku butuh kepastian dari kamu, kepastian dari laki-laki yang aku cintai sehingga hubungan kita jelas mau di bawa kemana??!!
Jumat, September 21, 2012
don't go
Aku berjalan tanpa arah. Aku benar benar tersesat. Hatiku terluka parah. Namun aku masih mencintainya.. Sangat mencintainya... Bahkan ketika kusadari, aku tanpanya hanyalah butiran debu.
Terkadang, jarak memang mengalahkan cinta. Jarak bisa mengacaukan segalanya. Jarak bisa memisahkan dua insan yang memiliki perasaan yang sama.
Terkadang, jarak memang mengalahkan cinta. Jarak bisa mengacaukan segalanya. Jarak bisa memisahkan dua insan yang memiliki perasaan yang sama.
Walaupun begitu, jarak tak akan pernah bisa memutuskan perasaan dua orang yang saling menyayangi apapun yang terjadi. Yang memisahkan mereka karena perasaan mereka yang tidak kuat untuk melawan jarak itu sendiri.
Walaupun jarak yang jauh memisahkan, tapi cinta tetaplah cinta. Jika kamu memiliki orang lain yang mengisi hatimu kini, itu tak berarti orang yang selama ini ada di hatimu, orang yang selama ini di pisahkan oleh jarak denganmu akan terhapus dari hatimu.
Cinta itu berani. Cinta itu selalu diwarnai senyuman dan kesedihan. Jangan pernah takut mengungkapkan cintamu walaupun kesempatan untuk mendapatkannya hanya 1 persen. Tapi kenapa kamu tidak lebih berani lagi untuk mencintai seseorang ketika jarak yang jauh memisahkan kalian?
Walaupun jarak yang jauh memisahkan, tapi cinta tetaplah cinta. Jika kamu memiliki orang lain yang mengisi hatimu kini, itu tak berarti orang yang selama ini ada di hatimu, orang yang selama ini di pisahkan oleh jarak denganmu akan terhapus dari hatimu.
Cinta itu berani. Cinta itu selalu diwarnai senyuman dan kesedihan. Jangan pernah takut mengungkapkan cintamu walaupun kesempatan untuk mendapatkannya hanya 1 persen. Tapi kenapa kamu tidak lebih berani lagi untuk mencintai seseorang ketika jarak yang jauh memisahkan kalian?
September End
Assallamualaikum dear,...
September...yeeeaaa gak terasa udah hampir akhir september, jadi keinget lagunya Green Day " Summer has come and passed, The innocent can never last, Wake me up when September ends".
Sukak banget ma lagunya, ngena bikin nyesek...#nangisgulingguling
Sukak banget ma lagunya, ngena bikin nyesek...#nangisgulingguling
Apalagi dengerin lagunya sambil galau pa melow-melow dikit, waahhhh bisa netes tuh air liur..#ouupsss...salah ding aer mata maksudnya..hahahah..
Untungnya selalu ada temen buat galau barengan, curhat, dan pendengar yang baik...:D
Tapi jangan salah, temen yang satu ini gak kalah melow dan galaunya daripada aku. So..bisa2 kita yang mau curhat malah dia duluan yang curhat...hahhhaa...#lemparsendal tapi sebenernya asekk kok anaknya...:D
Untungnya selalu ada temen buat galau barengan, curhat, dan pendengar yang baik...:D
Tapi jangan salah, temen yang satu ini gak kalah melow dan galaunya daripada aku. So..bisa2 kita yang mau curhat malah dia duluan yang curhat...hahhhaa...#lemparsendal tapi sebenernya asekk kok anaknya...:D
Gini neh ceritanya, siang bolong di waktu jam kerja sibuk-sibuknya ney, tiba-tiba keinget dia nan jauh disana..ciieeee...#tepokjidat..
Pengin nangis tapi gak mungkinkan, di ruangan da si Bos, tyuz gimana dunk???? akhirnya pucuk dicita ulampun tiba, kata peribahasa..heheh...
curhatlah ma temenku yang kunyuk neh..#oouupsss..anak oraangg wooii bukan anak tenyom..#plak
curhatlah ma temenku yang kunyuk neh..#oouupsss..anak oraangg wooii bukan anak tenyom..#
Tu..kan bener???? yang mau curhat sapa yang nyrocosss sapa???hahahha....lanjuuttt...!!!
Cuplikan curhatku ma Firda temen lamaku, dia itu gokil abis dan klo curhat yang awalnya berlinang aer mata ampek banjir...haaassyaa #lebay bisa ngakak guling-guling...ya walaupun hati kami sama sakitnya...sakit.. benar benar sakit.. Namun sakit untuk apa???? Yaaa..kurasa kini aku benar benar sudah terjatuh dan tak bisa bangkit lagi.
Buat kesekian kalinya luka hatiku kembali tergores, mungkin yang ku buat sendiri. Dia benar benar bukan orang yang aku cari selama ini. Awalnya aku berharap dia orang yang tepat dan mampu membuatku tersenyum, tenyata semuanya sia sia. Tidak ada balasan yang kuharapkan selama ini.
Dia memang terlalu sering membuatku bahagia, membuatku berharap dengan semua yang ia berikan, ia selalu membuatku berfikir bahwa aku dan dia akan menjadi lebih suatu saat nanti.... Tapi ternyata????
Dia sama saja. Dia sukses membuatku jatuh cinta tingkat akut padanya dan meninggalkanku sendirian. Aku benar benar mencintainya, namun kenapa lagi?? lagi-lagi cintaku hanya sepihak dan tak ada balasan seperti ini?
Kenapa perasaanku yang tulus seperti ini harus hancur menjadi lautan luka???
Dia sama saja. Dia sukses membuatku jatuh cinta tingkat akut padanya dan meninggalkanku sendirian. Aku benar benar mencintainya, namun kenapa lagi?? lagi-lagi cintaku hanya sepihak dan tak ada balasan seperti ini?
Kenapa perasaanku yang tulus seperti ini harus hancur menjadi lautan luka???
Langganan:
Postingan (Atom)











































